Home Section Blog Metoda Desain Pendidikan Profesi bagi Sarjana Arsitektur

Pendidikan Profesi bagi Sarjana Arsitektur

Perlu dimengerti dampak dari perubahan kurikulum pendidikan arsitektur yang terjadi pada tahun 1995 dari jenjang pendidikan 160 SKS menjadi 144 SKS (sekarang lebih sedikit, yakni 140 SKS). Perubahan ini tidak lagi menetapkan pendidikan tinggi arsitektur sebagai lembaga yang meluluskan ‘arsitek’, lembaga ini hanya meluluskan ‘sarjana arsitektur’. Perlu pula diketahui perbedaan antara ‘arsitek’ dan ‘sarjana arsitektur. ‘Arsitek” adalah seorang yang bekerja secara profesional di bidang arsitektur, sedang ’sarjana arsitektur’ adalah lulusan perguruan tinggi yang memahami ilmu arsitektur.

Di sisi lain, peran arsitek dalam dunia profesi ditentukan dengan adanya sertifikasi. Untuk mendapatkan sertifikasi yang baik, tentunya IAI sebagai wadah arsitek profesional di Indonesia layak untuk memperbandingkannya dengan wadah arsitek profesional dalam taraf internasional.

IAI pernah mengacu pada lembaga internasional bernama UIA (Union Internationale des Architectes), di mana lembaga tersebut menetapkan syarat sertifikasi dengan tiga ketetapan penting bagi arsitek profesional untuk mendapatkan sertifikat. Pertama adalah : telah menempuh pendidikan arsitektur setingkat ’Bachelor of Arts’ (S1) selama 5 tahun, kedua adalah : magang selama 2 tahun pada arsitek profesional yang direkomendasi lembaga, ketiga adalah : lulus ujian sertifikasi yang diselenggarakan oleh lembaga.

 

Persyaratan sertifikasi UIA untuk pendidikan 5 tahun sulit dicapai di Indonesia karena kurikulum nasional yang sudah ditetapkan untuk S1 hanya sampai 4 tahun. Dengan berbagai pertimbangan, IAI bekerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan tinggi arsitektur di Indonesia pada akhirnya merancang proses sertifikasi ini dengan menambah pendidikan profesi untuk S1 selama satu tahun. Tambahan pendidikan itu bernama ’Pendidikan Profesi Arsitektur’ (PPAR).

Bulan April 2009, IAI nasional menandatangani kontrak kerjasama dengan Rektor ITS Surabaya untuk menjadi pionir bagi penyelenggaraan PPAR. Pelaksanaannya dikelola oleh Jurusan Arsitektur ITS bekerja sama dengan IAI Jawa Timur dan IAI Pusat.


Oleh : Tjahja Tribinuka
Dosen Jurusan Arsitektur ITS

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments
Search
Goemilarsitek  - How Pitty   |Registered |2011-05-03 21:10:12
ternyata pendidikan saya tidak mencukupi untuk jadi arsitek profesional,,,
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Last Updated ( Thursday, 27 August 2009 01:49 )

Search
Clocks
Ulti Clocks content
space1

Web design Surabaya

desain website

Desain website Surabaya.

Jasa SEO Surabaya