Home KOMPUTASI DAN MODEL ARSITEKTUR Komputasi dan Modelling Model dan Desain

Model dan Desain

komputasi dan modelling

Model merupakan alat bantu desain agar dapat memudahkan pemahaman spasialnya. Model dapat berwujud riil seperti maket dan miniatur, dapat pula berwujud digital dengan gambar 3 dimensi di komputer. Untuk model riil dibutuhkan ketrampilan tangan dalam merekayasa material konversi dari obyek arsitektur sebenarnya, sedangkan untuk model digital dibutuhkan ketrampilan dalam menguasai software. Ketika model digital sudah demikian menyediakan banyak kemudahan, muncullah permasalahan dalam penetapan kualitas desain.

Kemudahan dalam modelling arsitektur di komputer menyebabkan arsitek menjadi kurang peka dalam mengantisipasi permasalahan desain dan menghubungkannya dengan alur penyelesaian desain. Kemudahan software digital menyediakan ’plug in’ elemen arsitektur untuk dapat dikombinasikan, namun belum tentu sesuai dalam pertimbangan desain. Lebih jauh lagi, jika ’plug in’ model digital sudah sesuai, perlu dipertanyakan lagi tentang kualitasnya, bagaimana dampak artistiknya, bagaimana konsep dan temanya, dan lain-lain.

Kemudahan modelling arsitektur untuk meng’copy’ bagian dari obyek arsitektur juga harus dilakukan dnegan pilihan yang berhati-hati. Kemudahan ini akan menyebabkan keseragaman desain yang berdampak pada karakter arsitektur berdasarkan konteks lokasinya. Preseden arsitektur menetapkan bahwa setiap karya bangunan pasti memiliki ciri tersendiri berdasarkan konteks lokasinya, memadukannya dengan bentuk-bentuk ketetanggan, mempertimbangkannya dengan potensi urban, menelaah dengan orientasi iklim, dan lain-lain. Duplikasi model arsitektur jelas akan menggeser berbagai pertimbangan ini dengan alasan kecepatan kerja.

Ketika seorang arsitek sudah menguasai software modelling digital arsitektur, selayaknya dia selalu melakukan kegiatan kritis dalam pertimbangan desain. Berbagai efek material dan pencahayaan dalam software model digital akan menghasilkan gambar yang cukup indah dilihat, namun demikian, apakah gambar indah tadi sudah memiliki kualitas desain yang cukup bagus ? jawabannya : belum tentu. Sebuah keranjang rotan tempat pakaian memiliki bentuk dan tekstur yang bagus dan dapat diletakkan sebagai furniture pelengkap interior. Namun jika keranjang ini akhirnya diletakkan sebagai meja lampu ruang tidur, apakah yang akan terjadi ? gambar dan pencahayaan akan berbicara bagus, tetapi fungsi tidak akan dapat tepat, bagaimana bisa mudah membuka keranjang pakaian ini jika diatasnya diberi lampu ? Demikianlah, model digital perlu ditinjau dengan kualitas desain.

 

Oleh : Tjahja Tribinuka
Dosen Jurusan Arsitektur ITS

Comments
Search
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Search
Clocks
Ulti Clocks content
space1

Web design Surabaya

desain website

Desain website Surabaya.

Jasa SEO Surabaya