CADMax Seri 2a – Menggambar AutoCAD 3 Dimensi, dengan perintah ‘extrude’
| komputasi dan modelling |
Moda 3 dimensi di dalam AutoCAD ditampilkan dengan keberadaan sumbu kartesius X,Y,Z. Sumbu X,Y berperan sebagai alas dari gambar 3 dimensi, sedangkan sumbu Z untuk ketinggiannya. Untuk dapat melihat ketrimatraan visual dilakukan dengan perintah ‘3d orbit’. Untuk melihat ketrimatraan secara 2 dimensional dapat dilakukan dengan perintah ‘3d view’ menuju tampak depan (front), tampak belakang (back), tampak samping kiri (left) dan tampak samping kanan (right).
Salah satu perintah untuk mengambar 3 dimensi dari AutoCAD adalah ‘extrude’ yang dilaksanakan dengan membuat gambar alas obyek kemudian mentrimatrakannya dengan proyeksi gambar alas tersebut. Alas obyek yang akan di’extrude’ harus berupa ‘polyline closed’. Caranya dapat dibuat dengan memilih ‘icon’ gambar berupa ‘rectangle’ dan ‘polygon’. Untuk gambar alas di luar kedua bentuk tersebut dapat dibuat sendiri dengan gambar garis ‘polyline’ yang tertutup. jika sudah digambar dengan garis ‘line’ biasa, maka perlu dilakukan edetting dengan ‘polyedit – join’.
Keterukuran obyek dapat menentukan proporsi yang tepat. Misalnya jika kita ingin membuat obyek kotak 3 dimensi yang memiliki ukuran sesuai dengan CPU komputer kita, maka dapat dibuat terlebih dahulu alas obyek dengan garis ‘polyline’ atau dengan perintah ‘rectangle’ yang memiliki lebar 10 unit (dipersepsikan 10 cm) dan panjang ke belakang 30 unit (dipersepsikan 30 cm). Ketinggian obyek dengan melakukan extrude setinggi 35 unit (dipersepsikan 35 cm). Dengan proses ini sudah didapatkan obyek dengan ukuran 10 cm x 30 cm x 35 cm (lebar x panjang x tinggi).
Perintah ‘extrude’ juga dapat menarik alas gambar ke arah atas dengan skala yang lebih besar atau lebih kecil bergantung sudut yang diminta. Penetapan pemilihan sudut tersebut berada pada perintah ‘specify angle of taper for extrusion’. Alas gambar obyek yang sudah dibuat pada alinea di atas (10 x 30 unit) dapat di-extrude dengan sudut kemiringan 10 derajat hingga proporsi bagian atasnya mengecil. Jika di-extrude dengan sudut kemiringan -10 derajat maka proporsi bagian atasnya membesar.
Perintah ’extrude’ juga dapat dilakukan dengan memilih jalur dari gambar alas yang akan dibuat 3 dimensi. Sebelum dilakukan perintah ’extrude’ terlebih dahulu dibuat jalur (path) yang akan ditempuh, baik berupa garis miring ataupun lengkung. Jika menggunakan 2 jenis garis seharusnya dilakukan perintah pengabungan dengan ‘polyedit – join’. Gambar garis ini dibuat dengan moda 3d view yang tegak seperti front, left, dan sejenisnya. Dengan alas yang sudah dibuat pada gamabar sebelumnya (10 x 30 unit), kemudian dibuat gambar jalur (path) berbentuk huruf ’S’, maka akan tercipta bentuk solid huruf ’S’ dengan ukuran dasar 10 x 30 unit. Pemilihan jalur ini ada pada perintah ’specify height of extrusion or (path)’, lalu diketik huruf ’P’ untuk memilih path/jalur-nya.
Oleh : Tjahja Tribinuka
Dosen Jurusan Arsitektur ITS
| Comments |
|









