Home ARSITEKTUR TRADISIONAL Bentuk Tradisional Tradisi Arsitektur Melayu dari Masyarakat Kepulauan Riau

Tradisi Arsitektur Melayu dari Masyarakat Kepulauan Riau

arsitektur tradisional

Kepulauan Riau adalah sebuah propinsi di Indonesia yang terbentang dari daratan di sebelah Timur Sumatra Barat sampai pada pulau-pulau kecil di Selat malaka dan Laut Natuna. Kebesaran Kerajaan Malaka pada masa lampau masih berbekas kuat pada masyarakat Kepulauan Riau dengan kebanggannya sebagai bangsa Melayu. Kebanggaan tersebut tampak dalam pola kehidupan, adat dan budaya yang bernafaskan melayu, termasuk juga arsitekturnya.

 

Dalam bidang arsitektur, masyarakat melayu memilliki kebanggan dengan adanya bentuk yang di latar belakangi oleh tampilan ‘rumah belah bubung’. Tampilan rumah ini mencirikan bentuk atap di mana pada lisplank yang mencapai bubungan menjadi terbelah dan membentuk hiasan huruf ‘V’. lisplank utama ini memiliki sudut kemiringan atap yang curam, kemudian dibawahnya beratap dengan sudut kemiringan landai. Ciri lain dari rumah berbudaya melayu adalah konstruksinya yang berupa rumah panggung dan bahan kayu.

 

Sulitnya transportasi untuk mencapai pulau-pulau kecil di wilayah Kepulauan Riau membuat beberapa orang membangun rumahnya menggunakan bahan yang berasal dari pulau tersebut. karena masih ada hutan, maka penggunaan bahan kayu banyak dipilih sebagai material bangunan rumah. Demikian pula dengan atap bangunan yang akan menyulitkan pemilik rumah jika harus menyediakan bahan berupa genteng, maka pemilihan bahan atap menggunakan rangkaian daun kelapa. Atap dengan rangkaian daun kelapa ini akan tahan dipakai untuk banguunan permanen selama lima tahun. Selebihnya pemilik rumah akan merehabilitasi rumah dengan atap rangkaian daun kelapa yang baru.

Bentuk yang khas dari ‘rumah belah bubung’ tidak hanya digunakan untuk rumah tinggal saja, namun juga untuk bangunan umum seperti gedung pertemuan, pelabuhan laut dan sebagainya. Bahkan beberapa gapura masuk permukiman juga ada yang menggunakan bentuk tersebut. Karena masyarakat kepulauan riau tinggal di pulau-pulau kecil, maka matapencaharian terbesarnya adalah nelayan. Dengan demikian sebagian besar rumah penduduk juga berdiri dekat dengan pantai, bahkan banyak pula yang berdirinya tepat di atas laut.

 

Oleh : Tjahja Tribinuka
Dosen Jurusan Arsitektur ITS

 

foto-foto resolusi tinggi tentang permukiman masyarakat nelayan di Kepulauan Riau dapat dilihat di galeri foto

Comments
Search
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Search
Clocks
Ulti Clocks content
space1

Web design Surabaya

desain website

Desain website Surabaya.

Jasa SEO Surabaya